Isra Mi'raj kali ini amat berbeda. Bukan karena apa atau
apa. Tapi memang berbeda. Dari kamu, dia, dan kita juga suasana. Tangan kita
memang tak menyatu. Namun saling membahu satu sama lain. Yang capek--dibantu, yang
haus--diambilkan minum, yang lapar pun--diantarkan makanan. Ini adalah bagian
dari anugerah Allaah bernama kebersamaan.
Kepala kita memang tak sama. Tapi saling bertukar pikir
sehingga membentuk visi senada. Ini tercermin dari beberapa hari sebelum ini.
Ada pemberitahuan untuk membawa ponggol, semacam sebutan nasi warteg
yang dibungkus. Namun, menuai protes. Akhirnya diambillah keputusan iuran untuk
membuat tumpeng. Indah, bukan?
Acara berlangsung. Kilas balik sebentar, karena bertepatan
dengan praktikum dakwah, jadi ada sebut saja Al dan kawan-kawan. Al mewakili
sebagai penceramah dari kelompoknya. Dengan tema menuntut ilmu. Reaksi tak
begitu menarik perhatian pendengar, rupanya. Terbukti dari saling ngobrol
sendiri. Namun, secara materi tersampaikan. Namanya juga belajar kan?
Lalu, acara inti pun dimulai. Yakni sebut saja
Ani dan kawan-kawan. Ani mewakili sebagai penceramah. Jauh riuh dari
sebelumnya. Bukan riuh karena ribut sendiri, namun karena terbawa pembawaannya
yang bisa terwakilkan dengan dua kata; kocak dan agak menyebalkan.
Menyebalkannya bukan karena apa-apa. Tapi sesekali salah. Entah disengaja atau
tidak. Contohnya pas nyebut Muslimin yang harusnya ke laki-laki eh ini
tangannya ke perempuan. Begitulah kiranya. Eits, tapi kata Dosennya dia cukup
berbakat lho. Ciyee... support you!!
Usai praktikum Isra Mi'raj yang disampaikan Ani, tiba
saatnya potong tumpeng. Dan makan-makan pun tak terhindari lagi. Makan bersama dalam kesederhanaan tumpeng. Ada yang menyebut dengan tumpeng Alay. Isinya sih, ya sama seperti biasanya. Ada sayur, oreg tempe, ketimun, dan sebagainya. Ini hanya secui nikmat dari-Nya yang diberikan melalui sisi bernama kebersamaan. Banyak nikmat lain, yang semoga semoga bisa terus memahami hakekat mensyukurinya. Aamiin
Secuil goresan kali ini, mengawali blog yang baru bikin
lagi. Semoga bisa lebih baik dan bermanfaat postingan-postingannya.
Aamiin. Diakhiri dengan quote untuk kali ini, yakni
"Persahabatan adalah tentang kita. Bukan pokoknya harus
saya ya saya."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar