Pages

Rabu, 25 Mei 2016

Kenapa Harus Nulis?




gambar: muslimafiyah.com


"Saya tidak pernah menulis karena ingin mengubah dunia. Saya menulis karena saya ingin tahu, jadi saya membaca agar bisa menulis."

            Perkataan M. Aan Mansyur di atas adalah satu dari berbagai alasan seseorang mau menulis, dan kenapa mau tetap menulis. Banyak sekali jawaban yang biasanya orang katakan saat dikatakan kenapa ia ingin jadi penulis? Kenapa harus menulis?. Jawaban diantaranya adalah.
  1.      Ingin terkenal;
  2.       Ingin dibilang keren;
  3.        Ingin membanggakan Orangtuanya;
  4.       Ingin mengubah dunia, atau sekedar
  5.       Karena saya suka menulis.

            Semua bebas menentukan tujuan kenapa ia harus menulis. Namun, ingatlah kalau menulis hanya sekedar pengin keren, gaya-gayaan, lebih baik berhenti menulis! Bukan tanpa alasan. Menulis adalah pekerjaan yang bukan hanya mengandalkan otak tapi juga naluri. Bagaimana bisa kamu menulis dan menghasilkan ribuan kata yang dapat bermanfaat dalam kebaikan kalau tujuanmu hanya gaya-gayaan.

"Jadi penulis itu kutukan. Kutukan yang keren, tapinya. Jadi penulis itu kutukan: kita melihat apa yang tidak dilihat oleh orang lain, kita berani menulis apa yang orang lain tidak berani menulisnya."

            Begitu kata Sastrawan Seno Gumira Ajidarma. Ini juga salah satu keistimewaan penulis, menurut saya. Mereka dapat melukiskan dalam kata-kata apa yang orang lain tak melihatnya. Bahkan, dari bahasan (mohon maaf) kentut, saja bisa dijadikan tulisan. Kecoak pun bisa jadi sebuah cerpen dari beberapa kumpulan cerpennya Dee Lestari dalam bukunya Filosofi Kopi dan banyak contoh lainnya.

Lalu, apa alasan saya menulis?

1. Menulis adalah sarana mendulang pahala di balik panggung

            Maksudnya, saya suka sekali melakukan hal yang bermanfaat, tanpa orang itu tau siapa di baliknya. Bahkan, saat kecil pas menghadiri acara pengajian akbar. Saya melihat dengan seksama panggung besarnya, dan runtut acaranya. Apa yang saya pikirkan? Suatu saat nanti saya ingin jadi orang besar yang bermanfaat tanpa orang tahu siapa saya. Meski saya belum tau, akan jadi apa saat itu. Belum tau istilah sutradara apalagi penulis dan pekerjaan-pekerjaan lain yang mengandalkan di balik panggung atau layar.

2. Menulis adalah kesukaan

            Hal yang menjadi kesukaan seseorang, biasanya akan mendorong dirinya sendiri untuk survive terhadap kesukaannya. Salah satunya dengan mengikuti kelas online menulis. Sehingga yang ada di dalamnya adalah gerak suka bukan keterpaksaan.

3. Menulis itu menyehatkan

            Sudah banyak artikel yang mengatakan cara efektif menghilangkan stress adalah dengan menulis. Secara psikologi memang melalui menulis dapat menghilangkan hormon penyebab stress.

            Gambaran umumnya kenapa saya menulis adalah tiga di atas, tak lain pula mencoba terus belajar agar menghasilkan tulisan yang bermanfaat dan meraih ridha-Nya. Aamiin.

Semoga bermanfaat.

Tegal, 24 Mei 2016



Tulisan ini diikutkan dalam tugas KMO Indonesia 06B..

Tidak ada komentar: