Kali
ini, Saya ingin menuliskan inti yang disampaikan pada seminar kemarin.
Sekaligus sebagai jejak tulisan, tatkala saya lupa dan perlu membacanya kembali, agar teringat motivasi dari mereka.
Langsung
saja, materi pertama disampaikan oleh Ustadz Ghuzni Darojatun, M.Pd. Ulama yang
aktif di berbagai lembaga keislaman. Guru berprestasi tingkat MTS se-Jawa
Tengah.
Materinya
berjudul "Perbaiki Diri, Ajak Orang Lain dalam Kebaikan". Hancur dan
bangkitnya sebuah peradaban berawal dari pada pemudanya. Namun, yang terjadi
sekarang justru banyak kebiasaan buruk yang seolah sudah menjadi penyakit akut.
Kebiasaan buruk itu antara lain tradisi Hedonisme, Permissivisme, dan
konsumerisme. Yang terangkum dalam 3 F (Food, Fun, Fashion). Para pemuda
sekarang kebanyakan tenggelam dalam ketiganya. Seakan lupa tujuan dan jati diri
hidupnya.
Adapun
solusinya yaitu dengan memahami dan menerapkan 3 P.
1.
Purpose (memahami tujuan dari cita-citanya)
2.
Passion (semangat terhadap pilihan yang diambilnya)
3. Performance (sehingga akan menghasilkan penampilan dari realisasi tujuan dan
fokus yang jelas).
Ditutup
dengan quote menarik yaitu "karena perbuatan kita itu seperti Gema."
Jadi, bila kita berbuat baik, pasti akan datang kebaikan-kebaikan pada diri
kita. Pun sebaliknya. Seperti sebuah gema.
Selanjutnya
materi disampaikan oleh Birrul Qodriyyah, S. Kep. Seorang Alumni Mahasiswi Keperawatan
UGM yang sangat berprestasi.
"Al
Islamu mahjubun bil muslimin."
-Syeikh
Muhammad Abduh-
Maksud
dari perkataan di atas yakni. Intinya bahwa keindahan Islam itu, sekarang
tertutupi oleh orang Islamnya itu sendiri. Contohnya Islam sangat mencintai
kebersihan. Tapi, banyak kaum muslimin yang buang sampah sembarangan, bahkan
sampai menyebabkan banjir.
"Akhlak
merupakan cerminan iman."
Adapun
kiat menjadi Muslim yang berakhlak baik, yaitu.
1.
Membiasakan melakukan hal baik
2.
Melihat perbuatan yang baik
3.
Berteman dengan orang yang baik
"Science
without religion is blind, but religion without science is lame."
-Albert
Einstein-
Dari
Imam Syafi'i pun hampir senada. Yakni yang intinya seorang pemuda yang baik
harus memiliki modal ilmu dan taqwa.
Pada
dasarnya, memang semua manusia sama. Namun, yang membedakannya adalah.
1.
Curiousity (rasa ingin tahu)
2.
Iqra' (membaca)
3.
Himmah (cita-cita)
Tetap
semangat menggapai mimpi-mimpimu. Yakinlah Allaah Maha Mengetahui semuanya.
UPS Tegal, 19 Mei 2016
NB.
Info lebih lanjut pemateri, bisa menghubungi beberapa contact person yang
sempat saya catat.
Ustadz
Ghuzni Darojatun, M. Pd di No. Hp 0812 2959 2492
Birrul
Qodriyyah, S. Kep di E-mail birrulqodriyyah@yahoo.co.id
dan akun Twitternya @BirrulQodriyyah atau ke blog birrulsholikhah.blogspot.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar